5 Kebahagiaan Long Distance Relationship

sarn-4

Sedikit curhat di luar tema, aku ikut #BPN30dayChallenge karena ingin men-challenge diriku agar lebih semangat lagi menulis. Namun, karena beberapa alasan, ternyata saat ini, di hari terakhir aku hanya sanggup menulis 26 tema, kurang 4 tema lagi dan waktu ku sudah selesai. Tapi aku akan tetap menyelesaikannya hingga 30 tema komplit. Semangat. Hehe.

Lanjut nih, kebahagiaan bukan hanya ketika kita mendapatkan sesuatu yang bisa kita tunjukkan, misal barang-barang yang sudah kita impikan atau prestasi yang sudah lama menjadi inceran. Kebahagiaan bisa juga dari hal-hal kecil tapi menyentuh hati. Ciee.. Aku mau cerita tentang 5 kebahagiaan sederhana yang aku alami selama aku menjalani hubungan jarak jauh (long distance relationship) dengan suami aku.

No. 1. Signal Kuat

Di era modern seperti sekarang ini, hubungan jarak jauh menjadi lebih mudah. Signal internet yang kuat merupakan sebuah kebahagiaan bagi para pejuang LDR. Semua aktivitas yang dilakukan oleh pejuang LDR bergantung dengan signal, dari telepon, voicecall, videocall, dan berbagi sosial media lainnya. Akan sulit dan sangat rindu jika sehari tidak saling memberi kabar.

Bagi aku yang memiliki suami seorang pelaut, komunikasi menjadi hal yang paling utama. Ketika cuaca di laut sedang buruk, low signal bisa terjadi, alih-alih videocall atau voicecall, untuk chatting aja akan susah terkirim. Mungkin akan berbeda ketika Long Distance yang kalian alami masih sama-sama di darat, signal masih kuat apalagi masih di Indonesia.

Videocall 

Dengan signal yang kuat, memberikan kebahagiaan karena mudahnya berkomunikasi, nah kalau ini kebahagiaannya jadi bertambah satu tingkat. Melihat wajahnya meski hanya di layar smartphone itu akan meredakan kerinduan. Tsaahh..

“memandangmu walau selalu, tak akan pernah beri jemu di hatiku”

Ada cerita seorang teman yang juga pejuang LDR, kebetulan ia dikritik ketika ia dan sang suami memiliki jadwal untuk telepon atau videocall. Ia dianggap orang yang posesif terhada pasangan. Orang yang mengkritik itu berkata bahwa “sebuah hubungan itu harus didasari kepercayaan”. Sesungguhnya tidak ada yang salah ketika orang lain mengatakan hal itu. Kami para pejuang LDR juga mengetahui “hubungan harus saling percaya”, tetapi antara komunikasi dan kepercayaan itu genre yang berbeda. Beginilah cara kami untuk menjaga hubungan kami. Seperti inilah cara kami bersyukur, dengan mengungkapkan apapun secara verbal. Dan dunia telekomunikasi sangat membantu kami untuk selalu keep and touch dimanapun berada.

Say I love you everyday

Nah karena jarak memisahkan dan kegiatan tidak selalu di dekat kita, sehingga tidak ada perlakuan yang terlihat, wajib banget ucapan verbal setiap hari. “sayang kamu” atau “I Love You”. Sebisa mungkin bagi kamu yang memiliki suami jarak jauh, jangan lupa untuk katakan hal ini setiap hari, karena ini akan memperkuat hubungan kamu dan diri kamu juga.

Rasa Pacaran all the day

Bahagianya memiliki hubungan jarak jauh karena ketika bertemu layaknya orang berpacaran. Rasanya kangennnnn terus. Hehe. Adegan kangen remaja lewat deh sama para pejuang LDR yang dilanda rindu. Aku dan suami berpisah jarak sekitar 8 hingga 9 bulan, dan kami hanya memiliki waktu bersama sekitar 3-4 bulan. Ketika kami bersama, kami akan berusaha untuk menghindari pertikaian. Kami akan selalu berusaha untuk setiap hari semakin romatis dan memahami, karena kami diberi tugas Allah SWT untuk saling menjaga.

Arrange holiday

Setelah perjalanan yang panjang, enaknya memang liburan. Manjakan diri bersama pasangan. Kebahagiaan tertinggi yaitu bersama pasangan setelah berbulan-bulan tidak bertemu.

Itu dia 5 kebahagiaan versi aku.

Kalau kalian bagaimana? Share ya.

Jangan lupa bahagia.

#BPN30dayChallenge

#Bloggerperempuan

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s